Bank Minyak
Jelantah Jogja
Cara Menabung Minyak Jelantah yang Benar dan Aman
Kembali ke Artikel
Tips

Cara Menabung Minyak Jelantah yang Benar dan Aman

2 Apr 2026Bank Minyak Jelantah

Panduan Lengkap Menabung Minyak Jelantah di Rumah

Menabung minyak jelantah kini semakin mudah berkat kehadiran Bank Minyak Jelantah di berbagai daerah. Namun, banyak orang yang masih bingung bagaimana cara mengumpulkan dan menyimpan minyak bekas dengan benar agar tetap aman dan berkualitas untuk proses daur ulang.

Berikut panduan lengkapnya:

Langkah 1: Dinginkan Minyak Sepenuhnya

Setelah selesai menggoreng, jangan langsung menuangkan minyak panas ke dalam wadah penyimpanan. Biarkan minyak mendingin hingga suhu ruangan terlebih dahulu (sekitar 30-60 menit). Minyak panas dapat melelehkan wadah plastik dan menimbulkan risiko terbakar.

Langkah 2: Saring dari Sisa Makanan

Gunakan saringan halus atau kain bersih untuk menyaring minyak jelantah dari sisa-sisa kerak makanan, remah tepung, atau bumbu. Partikel makanan yang tercampur akan mempercepat proses pembusukan dan membuat minyak menjadi berbau tidak sedap selama penyimpanan.

Langkah 3: Siapkan Wadah yang Tepat

Gunakan wadah yang sesuai untuk menyimpan minyak jelantah:

  • Botol plastik PET bekas (botol air mineral) — paling mudah didapat
  • Jerigen plastik HDPE — cocok untuk volume besar
  • Botol kaca — paling higienis dan tahan lama
  • Hindari wadah logam — minyak bisa bereaksi dan berkarat
  • Hindari kantong plastik biasa — mudah bocor dan tidak higienis

Langkah 4: Tutup Rapat dan Beri Label

Pastikan wadah ditutup rapat untuk menghindari kontaminasi dan bau. Sangat disarankan untuk memberi label berisi tanggal pengumpulan, agar Anda bisa memantau berapa lama minyak telah disimpan. Idealnya, minyak jelantah sebaiknya disetorkan dalam waktu maksimal 3 bulan setelah pengumpulan.

Langkah 5: Simpan di Tempat yang Tepat

Letakkan wadah berisi minyak jelantah di tempat yang:

  • Sejuk dan kering (hindari paparan sinar matahari langsung)
  • Jauh dari sumber panas seperti kompor atau oven
  • Tidak terjangkau anak-anak
  • Memiliki alas penampung jika terjadi kebocoran

Langkah 6: Setorkan ke Bank Minyak Jelantah

Setelah terkumpul dalam jumlah yang cukup (biasanya minimal 1 liter), Anda bisa menyetorkan minyak jelantah ke titik pengumpulan terdekat. Di Yogyakarta, Bank Minyak Jelantah Jogja menerima setoran dari rumah tangga, warung makan, hingga pelaku UMKM kuliner.

Yang Perlu Diperhatikan

✅ Boleh ❌ Tidak Boleh
Minyak goreng bekas (sawit, kelapa) Minyak bercampur air dalam jumlah banyak
Minyak sisa deep frying Minyak bercampur deterjen/sabun
Minyak yang sudah disaring Oli mesin atau pelumas industri

Kesimpulan

Menabung minyak jelantah itu mudah dan tidak memerlukan peralatan khusus. Dengan membiasakan diri mengumpulkan minyak bekas secara teratur, Anda sudah berkontribusi nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mendukung ekonomi sirkular. 💪🌱